Keep Our Dreams Alive, And We Will Survive "by:(@Michieyoo)ミシェル"

Jumat, 01 Februari 2013

#Great People In My Life


Fernando Winata

Heyyyooo.. aku punya temen baru yang patut di kenang, diabadikan, dan di museum-kan nih (LOH?).  Jadi, aku bertemu orang baik ini di Gereja. Namanya Fernando Winata. Panggilannya “Nando” Pertama kali memulai adalah karena berjabat tangan di awal memulainya kebaktian remaja. Setelah itu kita jadi akrab deh sama temen-temen yang lainnya juga. Tapi dia ini super baik, emang kadang agak kaku sih orangnya tapinya dia itu superduperextramega-baik deh kalo ada yang lebih baik dari kata baik (ini lebay ya?) hehehe.. yah pokoknya gitu deh. Orangnya Tinggi sekitar 170an, putih kulitnya kayak tembok (#eeh) ^^v peace. Dia pakai kacamata dan dia murah senyum. Coba deh kalo kalian ketemu dia terus senyum, pasti dia bales senyum! gak mungkin enggak deh hahaha. Jadi baik nya dia itu adalah, menurut pengamatan sepertinya dia teman yang setia dan perhatian. Tapi dia sering curhat padakuh, katanya teman-teman di kelas nya suka nge bully dia dan kadang dateng ke dia kalau ada butuhnya doang (kaciaaan), tapi dia punya seorang sahabat namanya Billy.F tapi sekarang udah pindah, jadinya dia lonely deh di kelas (hikss sroot).
                Dan baiknya dia lagi adalah pas ada Open House di sekolahnya, aku datang sebagai tamu ditemani seorang temanku namanya Gaby, kami berdua cuma iseng sebenernya mampir kesana lalu ketemu sama temen-temen nya Gaby yang kebetulan dulu pernah sekolah disini juga. Terus kita ketemu deh sama Nando, terus kita di teraktir makan somay gitu, kece banget kan? terus di teraktir POP ICE jugaaa oh em jiiy kenyang deh kenyaang hahaha, baik banget kan dia? Aku sama Gaby di teraktir, royal sekaleee… oke cukup. Setelah acara makan-makannya, kita nonton pentas yang disajikan, ada dance, drama, speech contest dll. Sambil ngobrol-ngobrol sambil nonton. Seru deh, tapi abis itu kita poto bareng deh, tapi Gaby nya yang fotoin huahahahaha…

Kece Kan Pose nya?? huahahaha >.<

                DAAAANNNN… terakhir kali kebaikan yang dia lakukan adalah… pas acara natal di gereja pada tanggal 22 December 2012 kami dari kelompok gabungan remaja dan pemuda mengisi acara dengan paduan suara. Dan keren bangeeeet deh hehehe.. setelah acara natal selesai dan bagi-bagi makanan, Nando menghampiriku lalu memberikanku sebuah tas bingkisan yang cukup besar. Waduh aku bener-bener shock, terus dia bilang “Ini buat hadiah ulang tahun, maaf kecepetan ya hehehe” katanya dengan gaya kakunya sambil tersenyum. Terus aku bilang “Yaampun, makasih banget yaa, ahh gapapa kalii, aduh kenapa repot-repot sih, makasih yaaa ngomong-ngomong selamat nataal” aku langsung salamin deh tuh tangannya. Bener-bener baik deh, jadi terharu gitu :”)
Terus pas tanggal 26 December, kado dia yang pertamakali ku buka (padahal emang dia doang yang ngadoin huahaha miris, enggak ih). Terus pas aku buka, wadaaaaww keren bangeeet dia ngasih aku TAS!! Warna ungu yang unyuuu bangeeet, ciyusan deh keren banget dan pasti mahaaaal, duh jadi pengen nangiisss tawuuu…cukuff… liat nih potonyaa…




KEREN KHAAN? Kece abis ini tas… pokoknya aku takkan melupakan kebaikanmu kawan, akan kubalas suatu saat nanti (kelamaan yak?) hehehe. Aku hanya ingin selalu mengingat orang-orang yang berbuat baik padaku J Jesus Bless You Nando, more more more moreeeeee… and moreeeee!! J

Jumat, 21 Desember 2012

Pelangi Kata - Flash Fiction #6


MOM
Pagi hari aku terbangun.. semalam aku menangis seharian.. aku rindu sama Mom.. ini sudah 6 bulan sejak kepergian dia ke negara lain untuk bekerja keras mencari uang untuk kebutuhan hidupku, Ayah yang sakit-sakitan dan adik kecilku.. aku membaca ulang terus surat dari Mom, dengan surat ini aku bisa terus kuat..

  SURAT UNTUK MALAIKAT KECILKU

Mama berharap Michelle anakku yg kukasihi dengan segenap hati,jiwa dan raga,dalam menjalani hari2mu,kamu bisa menemukan hal-hal yg membahagiakan. walaupun banyak hal2 yg tidak enak atau buruk terjadi. Karna kita akan menemukan hal2 yg membahagiakan didalam kehidupan kita bukan melalui mata kita saja tapi juga dengan hati kita. Dengan begitu Michelle akan terlatih untuk selalu bisa melihat lebih dari yg orang lihat dan rasakan..walaupun ada hal buruk yg menimpa ingatlah selalu bahwa akan ada hal yg baik akan datang...tetaplah pelihara hati mu, pikiranmu dengan  hal2 yg baik...jangan kotori itu...tapi juga perlu selalu ingat bahwa,hal2 yg baik dan tulus yg kita lakukan tidak selalu akan menghasilkan kebaikan juga, jangan sampai nanti karna itu Michelle kecewa dan melepaskan selubung kebaikan dari hati dan pikiranmu. Tetaplah semangat,tetaplah ceria karna hari2 membentang dihadapanmu..pegang erat2 keyakinanmu,jangan ada yg menggoyahkan prinsip2mu,jangan biarkan orang lain mengatur dan menentukan kehidupanmu,tetaplah perjuangkan apa yg menjadi impianmu..itu pasti akan tercapai..didalam kerjakerasmu dan didalam doa mu...kamu menimbulkan perasaan kuat,bangga,dan juga terharu didalam hati mama. Dan tetaplah menjadi kakak yg manis untuk Adik..


“Kalian adalah malaikat kecil pelindung ku yg meluruskan jalanku”


-I Miss u Mom-

Jumat, 07 Desember 2012

Pelangi Kata Falsh Fiction #4


Life Has a Cheat
(by: Michieyo)

        Aku melewati hari yang sulit akhir-akhir ini. Tidak tahan rasanya aku seperti ingin mati. Ingin rasanya aku menghilang, ingin rasanya pergi ke tempat yang sangat jauh dan tidak ingin kembali. Bahkan untuk menghadapi hari esok pun aku terlalu malas. sudah 4 jam aku duduk di depan rumah, sore ini memang terasa lebih nyaman. Ini udah yang ke 3 kalinya aku mengupas apel, perutku kembung tapi mulutku masih belum puas untuk menggigit, seolah satu gigitan bisa melupakan sejenak tentang hidupku yang kacau. Apalagi yang bisa ku harapkan? Aku tak tahan dengan tekanan yang menghujaniku. Setiap detik aku berusaha tegar, tapi tiap detik aku berhasil, tiap detik itu juga semua masalah menyerang dan mendorongku seolah ingin sekali aku terjatuh dan terpuruk lalu mereka akan tertawa puas. Aku terdiam sejenak, mengunyah mencari jawaban, aku memandang pisau yang tergeletak. Meliahatnya, memandanginya agak lama.. sekelebat pikiran menghantui.. apa saja yang bisa terjadi saat ini? apa yang bisa dilakukan benda tajam ini, tidak hanya mengupas apel, mengupas tanganku mungin?? Aku berfikir keras, mengapa mengakhiri hidup itu dosa? Mengapa orang-orang yang sudah tidak kuat menanggung beban sepertiku tidak boleh mengakhirinya? Toh aku sudah menyerah? Buat apa aku melanjutkan hidup menyebalkan ini? Aku bimbang, tapi aku tidak suka sakit. Aku mulai berfikir, aku mulai merasa bahwa mengakhiri hidup itu berarti jalan yang paling cepat mengakhiri semuanya, itu berarti aku tidak perlu melanjutkan semua permainan konyol yang diberi nama “kehidupan” itu berarti aku skak mat. Ibaratkan game mungkin bunuh diri adalah “cheat” nya. Hhhh… aku lelah berfikir, aku ingin melihat akhirnya.. aku ingin berjuang sampai pada level paling akhir, aku rasa aku gak butuh cheat. Aku ingin tahu apa yang masih bisa kulakukan dengan apa yang ada padaku, aku akan mensyukuri apa  yang aku punya karena pisau juga bisa mengupas apel, pisau pun bisa menjadi benda yang baik. Mungkin aku hanya perlu bertahan. Aku ingin hidupku bermakna. Setidaknya mungkin masih ada hal-hal kecil yang bisa kulakukan.

Jumat, 30 November 2012

Pelangi Kata Flash Fiction #3


Gagal Mup-On
(By: Michieyo)


Aku berjalan pulang sendirian dari sekolah dengan headset di kepala dan permen lolipop di mulut.  Sambil berjalan dan melompat kecil mengikuti irama musik yang merambat ke telinga.
Aku berjalan di pinggiran trotoar sambil merentangkan tangan guna menyeimbangkan tubuh, agar tidak jatuh. Tidak lama aku berhenti, jalan trotoarnya buntu karena ada belokan, aku berniat untuk berlari ke seberang untuk naik trotoar lagi.. tapi sesaat aku menoleh kekiri, sesaat aku terhipnotis, matahari senja seolah memanggilku untuk mampir sebentar. Dan aku melakukannya, aku pun berbelok ke arah senja, mempercepat langkahku, naik ke tangga kecil kemudian duduk di tepi danau, aku tak tahu ternyata dari sini bisa melihat matahari terbenam dengan indahnya, merah, jingga. Angin berhembus, tiba-tiba terdengar dari headsetku “still stuck in that time, when we called it love, but even the sun sets in paradise…” suasana hatiku pun seolah mengikuti warna senja, teringat bahwa seseorang yang sangat dekat denganku terasa sangat jauh, bagaikan senja… terlalu jauh untuk di gapai, bagaikan bintang… terlalu jauh untuk di raih. Musik terus mengalun “If happy ever after did exist, I would still be holding you like this…” air mata mengalir mulus, ternyata masih ada rasa yang tersisa.. Huuft…lelah aku membunuh perasaan ini, ternyata tidak mati-mati juga. Segitu kuat kah radiasi pesona mu sehingga efek sampingnya masih melekat di setiap kepingan hatiku.. “I gave you my love to borrow, but you just gave it away…”. Aku berdiri lalu kulemparkan lolipop yang sudah habis ku gigit, sejauh mungkin.. Aku muak mengingat semua kebohongannya. Aku pergi.. selamat tinggal senja. aku sukses mencintainya, tapi aku gagal membunuh perasaan menyakitkan ini…aku gagal…



@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@-@

Poem from: Pelangi Kata

Pelangi senja.
Dulu kukagumi kau tanpa jeda. Sampai saat warnamu membias palsu.
Terhenyak kutertipu.
Bagaimana bisa aku rindu.
Kau nyata atau tidak, aku tak bisa tahu
Sedasawarsa hati merindu gaduh.
Sampai saat pelangi itu pudar
Rasaku tertambat liar
Tercabik pesonamu yang bingar

Jumat, 23 November 2012

Pelangi Kata Flash Fiction #2


Knowing You, Meeting You, and
FALL


(Karya Michieyo)




(Knowing you, meeting you, falling in love with you = Out of my control.)

Hey.. Aku takut pada cinta… kau datang di hidupku lalu seolah memasang perangkap, dan aku terkena jeratanmu.. ah… terpaksa aku jatuh cinta padamu.. terkadang ada rasa ingin mendekapmu. Hangat..aku hanya sanggup membayangkan. Tapi dia datang lalu menangis dan kau mendekapnya.. Aku iri…
Awalnya kebahagiaan diriku adalah ketika aku bertemu dengan orang sepertimu yang bisa membangkitkan semangatku, yang membuat hidupku berarti, ketika kekuatan itu berada pada senyummu dan pada setiap kata yang terucap. Tapi ketika kata yang kau ucap tentang dia, aku sedih. Ketika senyummu itu juga kau berikan padanya aku pun rapuh, hancur berkeping-keping. Sanggupkah aku menahan perih yang menumpuk hari demi hari.  Akhirnya aku mengerti… “Perihku itu kau….”
 “Eh tau nggak, ternyata dia juga suka padaku, thanks ya udah membantu perjalanan cintaku, aku yakin dia benar-benar cinta sejatiku. Aku bahagia sekali punya sahabat sepertimu… aku harap kita bisa bersahabat selamanya hehehe..”  Dan…Bahagiamu itu Aku..
Terkadang memang aku berada dalam kata yang kau sebutkan sebagai “sahabat selamanya” terkadang kata ‘selamanya’ tidak terlalu menyengankan bahkan menyakitkan.. terkadang kau sebut aku pembawa keberuntungan, terkadang kau sebut aku adalah kebahagiaanmu, terkadang kau sebut aku menyenangkan, lucu, dan saat itulah aku mengerti bahwa Kau adalah rasa yang tak mampu kubaca.. ternyata aku tak mengerti apa arti dari semua kata untukku itu… ternyata aku salah.. 

===================================================================




Poem from Pelangi Kata:



Kulepas paksa kau jerat erat
Kudekap hangat kau melekat

Perihku itu Kau
Bahagiamu itu Aku

Aku adalah kata yang kau tulis
Dan Kau adalah rasa yang tak mampu kubaca

Jumat, 16 November 2012

Pelangi Kata Flash Fiction #1


I Missing U
(By: Michieyo)

Pagi ini aku terbangun, suara gemercik diluar membangunkanku, Aku beranjak dari tempat tidurku yang nyaman. Entah kenapa aku melakukannya. Padahal biasanya, untuk berpisah dengan tempat tidurku itu adalah hal yang tersulit untuk dilakukan di pagi hari. Tapi tidak hari ini. Aku keluar dari kamarku lalu membuka pintu depan rumahku, dan duduk di teras menikmati hujan di pagi hari ini. Hening. Yang terdengar hanya gemercik hujan yang menyentuh tanah dan jalanan, sungguh pemandangan indah di pagi hari, setelah sekian lama tidak pernah hujan, dan hujan pagi ini sungguh sangat langka untuk dilewatkan begitu saja. Aku mencoba menarik nafas untuk sekedar mencium wangi hujan pagi ini, menenangkan pikiran, mendengarkan nada percikan air yang dapat membuatku tenang sesaat, melupakan semua beban hidup  yang menumpuk, semua kesedihan dan kebahagiaan sirna, entah apa yang kurasakan saat ini. Mungkin nyaman. Setelah berlarut-larut menikmati hujan, aku berbisik “I miss U” lalu masuk ke dalam rumah untuk bersiap-siap pergi sekolah.
Sesampainya aku di gerbang sekolah, dari kejauhan aku melihat sosok seseorang. Aku dan dia, berlari kecil menghindari percikan rintikan hujan yang masih tersisa. Setelah sampai ditempat yang cukup aman kami saling melempar senyum. Dia adalah seseorang yang selama ini ku kagumi, seseorang yang kusukai, yang senyumnya selalu kuingat, Seandainya aku bisa hanya untuk sekedar mengintip isi hatinya, apakah ada ruang untukku masuk kedalamnya dan merasakan apa itu cinta, dan mengapa aku begitu merindukannya.. dan entah mengapa ketidakpastian ini seolah menyiksaku. Dan aku memberanikan diri menyapa
“Hai..pagi yang dingin ya” kata ku sambil tersenyum
“Hi juga....ya begitulah, tapi aku suka hujan kok” jawabnya sambil membalas senyumku.
“Aku juga suka sama.......hujan” jawabku sedikit iseng.
“Ya, karena tanpa hujan kita gak akan bisa melihat pelangi kan?”
“Hahaha iyap.. tapi apakah menurutmu hujan pagi ini ada artinya?”
“Kurasa ada… mungkin untuk mempertemukan kita pagi ini, percaya nggak? tanya nya dengan wajah menggemaskan.
“Percaya!! Dan kurasa hujan pagi ini juga menjawab semua pertanyaanku.” dia mengerutkan dahi tampak bingung, tapi aku hanya tersenyum, lalu mengucapkan kata perpisahan dan aku menaiki tangga menuju kelasku, dan dia belok ke kanan menuju kelasnya. Aku menatap langit dan berbisik “Thankyou”

+-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-++-+-+
Poem from Pelangi kata:

Apa yang meyakinkanmu ini cinta ?
Setiap kali berjarak, aku ingin cepat-cepat kembali kepadamu. 
Rindu...

Rindu itu perjalanan titik temu. 
Nilai terindahnya adalah kerelaan menanti dalam kecemasan, 
juga ketidakpastian.

Demi apa ? Demikian aku mencintaimu ...

Senin, 29 Oktober 2012


LECHI
(Part 2)

        Sudah lama sejak gue dan sheila melalui masa-masa SMP yang melelahkan bersama, dan setelah lulus SMP, kami dipisahkan oleh jarak… dia terkutuk, dan dilemparkan ke Jogja untuk sekolah di sana.. dan tebak sekolahnya dimana?? DI ASRAMA MAMEN.. dan gue membayangkan betapa buruk nasibnya si Sheila kalo sekolah di asrama, gue ngebayangin dia nyuci baju sendiri, makan tempe,tahu,telor tiap hari.. gue mulai yakin bahwa dia pasti berhasil kurus setelah di lemparkan di asrama. Nah… pas tanggal 24-Oktober-2012 dia balik ke Karawang… Guess what.. TAMBAH GENDUUUT.. okelah gak parah banget gendutnya, gak sampe berton-ton gitu, tapi tetep aja yaampuun.. setidaknya kurusan dikit kek gitu.. malah tambah Chubby aja itu pipi udah kayak pantat buset masih aja dipelihara.. (peace ^^v)  lagian orang yang hobby makan kayak Sheila emang sedikit rada susah kalo mau kurus itu ya.. lah gue sendiri makan bergentong-gentong naik satu kilo aja kagak.. larinya ke jamban semua.. hadeh. Gue mulai merasa cara kerja perut gue mulai terkutuk… makan bojer makan boker.. kapan jadi lemaknya… LUPAKAN
Pokoknya di hari kamis gue pulang sekolah dan langsung mampir ke rumahnya Sheila untuk bertemu, seperti biasa.. nyampe di depan rumah sheila gue langsung nge-scream “SELAAAAA…SELAAAAA” kayak orang kesurupan minta pisang ditabok. Terus dari dalem terdengar teriakan dia juga.. “MICHELLEEEEEEE” belum juga keluar udah teriak.. kan gokil yak.. (kata gue sih gokil) terus pas keluar tuh anak yang keliatan duluan pipinya BAHAHA (peace lagi ^^v). dengan wajah berseri dia menghampiri gue sambil berlari-lari ala slow motion.. terus gue turun dari motor dan BRUK gue kesandung.. enggak lah boong ih.. gue langsung meluk Sheila… hikss terharu diriku mengingatnya :’)  . tapi itu pertemuan singkat setelah hanya berbincang tentang bahwa SHEILA KALAH TARUHAN.. kita taruhan pokoknya gak boleh ada yang potong rambut, dan GUE MENAAANG YEY!! Tapi taruhannya goceng doang sih ehehehee ^^ pokoknya Sheila kalah, rambutnya dipotong pendek dan gue masih tetep mempertahankan rambut gue yang lebih mirip sapu ijuk, dan mungkin Keset kaki masih lebih halus kali ya dari rambut gue (lebay dikit), dan setelah berbincang di rumah Sheila, kita janjian di FOOD FEST Resinda jam 7 buat ngobrol-ngobrol.
          TENG-TENG pas jam 7 kita di food fest.. dan gue mendengarkan semua ocehan Sheila tentang sekolah barunya, apa aja deceritain, dari bentuk sekolahnya, spesies temen-temen nya, makanannya, suntuknya, guru-gurunya, kaka kelasnya, WC nya kamarnya, dan lain-lain. momen-momen gilanya. Soal momen gila, gue inget dia cerita begini:
          “Eh Chelle, tau gak sih pas gue dateng ke sono, berasanya gue itu yang putih sendiri, gue spesies langka disono, MADE IN CHINA FEAT SUNDA. Lu bayangin disono pada medok-medok ngomong jowo, kadang kalo gue kesel gue maki-maki aja pake bahasa sunda. Dan temen sekamar gue buset… KUTUAN.. dan gue kalap langsung motong rambut takut kutu-kutu temen sekamar gue terbang-terbang imigrasi ke kepala gue, makanya gue potong rambut, kalo temen sekamar gue gak kutuan sih gue yang menang taruhan , dan lo tau gak seeehh……..” si Sheila nyerocoooos terus kayak knalpot Vespa, tapi gue kangen bawelnya anak itu, jadi gue dengerin aja sambil nahan kentut dan ikutan ngakak.
          Lalu momen penting lainnya gue diajak makan-makan di A&W dan di J.CO (pamer dikit, padahal mah di teraktir) di KCP (mall baru gitu deh di Karawang). Sheila itu adalah Sobat gue yang paling ROYAL eh tunggu.. ROYAL APA LOYAL? Gatau deh pokoknya dia itu baik dan gak pelit deh kalo sama orang, beneran deh dia itu selalu menjadi malaikat penolong gue disaat lapar hiks…hikss.. terharu.. jadi inget masa-masa SMP pas di terakit makan MIE Ayam gocengan… haduh jadi ingin nangis *meres sapu tangan*:’)
Dan momen-momen terakhir adalah makan sate dan makan Jagung bakar.. Gue Sheila dan Dilan, malam itu tanggal 27 Oktober 2012 bakar-bakar jagung sebelum tanggal 29 nya dia mau pulang lagi ke Jogja.. Sesungguhnya momen terakhir ini  yang paling berkesan, waktu itu adalah masa-masa kangen bangetnya ngumpul ber-3 kayak gini, sambil bakar jagung lagi, Sheila bagian ngolesin mentega di Jagungnya, Dilan ngipas-ngipasin ARANG, dan sedangkan gue??… bantu liatin sambil komat-kamit bacotin jampe-jampe, terus gue ditampol deh disuruh bantuin ngipasin Arang, sedih bener hahahaa keenakan yah gue.. pengen bagian makannya aja gue, ckckckckck dan disitulah momennya gue ngelawak dan berhasil lucu (?) segala yang lucu keluar malam itu, semua nya saling berbagi cerita, dan saling melemparkan HINAAN, seperti dulu kala. Pokoknya yaampun momen bahagia banget saat itu :’) tapi gak hanya ber-3 karena ada adek gue Jethro, dan adeknya sheila Puja, mereka bantuin ngipas-ngipas juga kadang-kadang, terus sambil ngipas sambil ketawa-ketawa, sambil ngakak sambil ngolesin mentega dan air garem.. awalnya gue gak yakin bakal jadi apa jagung bakarnya, gue gak berniat memakannya sebenarnya, tapi momen bakar-nakarnya itu yang seru.. gue udah yakin aja rasa jagunya NANO NANO, tapi pas gue coba satu gigitan.. ASOOOOY.. ENAK SUMPAH GABOONG.. apa karena gue lagi laper ya.. gatau deh pokoknya enak hehe.. dan saat-saat terakhir kita ber-4 main kartu, coba tebak main apa?? MAIN TEPUK NYAMUK !! gak tau apa gue masternya.. MUEHEHE.. kalo ada olimpiade main tepuk nyamuk gue ikutan deh dimana aja kapan saja. Terus aja deh kita main ber-4 ditambah ngakak + guling-guling nya, ditambah cacian makian yang selewat-selewat (biasa anak muda) dan hingga larut malam dan waktu pun memisahkan kita dengan kejamnya. Dan kami pun pulang dari rumah Sheila. Ada sesuatu yang di dapat, bahwa teman kadang bisa seperti saudara, bisa sangat begitu dekat, dengan segala yang gue lalui bersama sahabat gue, apapun itu, konflik atau apa pun, sebenarnya itu membuat persahabatan kita semakin erat. Bagaimana pun sampai selama lamanya kita akan tetap bersahabat. SELAMA-LAMANYA.. CAMKAN ITU !! hehe ^^